Jumat, 01 Agustus 2014

Perasaan bukan Mainan

Oke malam ini kita bicarain apa yaa??? Sedih? Senang? Kecewa? Atau PENGEN MIJAK ORANG? Hahaha

Yang pasti nyatai aja mamennnnnn

Bicara tentang cinta? Perasaan? Sakit hati? Udah kali ya smua dirasakan.

Tapi semuanya itu klo dirasa2 in harus nangis gtu? Helooowww nangis gara2 cinta? Macam ga ada aja yg lain men. Ko pikir aku kya cwek lain? Disakiti nangis gtu? Dibilang lemah gtu? Klo sama ane biasa aja kali, bawa nyantai aja tapi pengen mijak org yg nyakitin! *sama aja ga nyantai yaa*

Ngerasa sakit hati mulai dari SMA dan berlanjut lagi nihh di kuliah semester 4. Ngerasa perasaan di mainin? Itu mulai ada gebetan yang PHP lah, ada gebetan yang lari keteman sendiri lah dan skarang di duain mennn! Hahaha *becanda tpi boong*

Apa ia? Setiap pacaran harus ngerasain sakit hati gtu? Harus yaa? Mending ga usah pacaran dong yaaa? Emang smua serba salah ya, klo pacaran trus disakitin, klo ga pacaran dibilang jomblo bangkotan, ada yg bilang ga laku lah. Kan malu juga, padahal bukan ga ada yg mau, justru banyak yg ngantri tapi ya bgtulah wkwkwkwk

Ooo iya ada yg setia, serius tapi di sia-sia in dan ga direstuin. Emang dari awal pacaran direstuin apa? Kyanya yang ada dari dlu BLUM BOLEH PACARAN SMPEK SKARANG *ngakak

BUAT KAMU! Jangan sukanya mainin perasaanlah, ini perasaan bukan mainan yang bisa sesuka hatimu buat di maininnya. Ingat kamu juga ntar pasti butuh seseorang pendamping yang setia untuk menemanimu. Mungkin skarang kamu blum membutuhkannya, tapi ga gtu juga caranya hanya buat nyenengin hati harus org yang kena sakitnya. Kasian taukkk ;)

DAN BUAT KALIAN! Jangan langsung percaya deh sma omongan bulshit yang bisa membuat kamu melayang ke angkasa. Nanti kaya saya yang ujung2 nya kecewa HAHAHAnjeng (lagi), mending di dalemin dlu gmna kelakuannya sebenernya.

Trimakasih aja deh buat kau yang pernah membuat hari2ku menjadi berwarna seperti pelangi, indah . Tapi berakhir dengan berwarna juga tapi butek semacam apa ya? Tai babi kali yaa hahaha maap2 .

Klo nntinya mau kembali lagi mungkin saya sudah menjadi SUSTER.

Oke dulu kita awalin dengan 31 skarang aku akhiri dengan 31 juga *jijiklah*

Selamat malam sayangggggggg, BYEnjeng~

Rabu, 30 Juli 2014

Keluarga bukan Cinta

Mungkin malam ini saya lagi sedih, iya mungkin....

  Hanya ditulisan ini saya bisa membuka semua apa yang saya rasakan. Saya termasuk org yang tertutup, tidak pernah mengatakan masalah keluh kesah saya kepada sahabat melainkan keluarga sendiri. Karena menurut saya masalah yang saya hadapi hanya saya yang mengerti bukan orang lain.

  Oke malam ini saya akan membukan diri ditulisan ini. Apa arti kedamaian, ketenangan, kalo yang di dapat bukan dari keluarga? Saya sadar selama ini saya ngerasa kalau saya di beri kasi sayang yang sangat begitu besar kepada saya mulai dari kecil sampai diumur yang ke 20 tahun ini. Tapi disisi lain saya terkadang iri dengan orang2 yang bisa tentram dalam sebuah keluarga. Saya akui, saya di lingkungan keluarga yang keras. Semua yang diinginkan oleh mereka harus dituruti, yaa biasalah orangtua.  Bahkan apa yang saya sukai mereka melarangnya termasuk salah satu mendaki gunung.

 Ia saya ikuti apa yang mereka inginkan. Saat ini saya meninggalkan kegitan itu. Tapi di suatu saat saya akan melakukannya kembali karena menurut saya kegiatan tersebut adalah kegiatan yang bisa menenangkan diri saya dari masalah-masalh yang saya hadapi termasuk masalah kuliah.

  Apa iya setiap apa yang mereka katakan harus dituruti? Dan mereka tidak tahu apa yang aku rasakan? Iya sakit, sakit kalo setiap pulang kerumah hanya keributan yang ada!Saya termasuk salah seorang yang melanjutkan kuliah yang pisah kota dengan orang tua. Tujuan saya pisah dengan orangtua agar bisa melatih diri saya menjadi mandiri. Menurut saya sekarang ini saya sudah bisa mandiri, kurang mandiri apa lagi ke pergi kesuatu kota untuk melanjutkan kuliah yang tidak ada sama sekali keluarga disana dan perginya tidak diantar sama orangtua??? TAPI kemandirian itu selalu dianggap remeh sama mereka iya yang pasti keluarga! Ga tau mandiri di konteks mereka itu gmna, saya bingung, kasian yaaa.

  Oo ya saya anak pertama dan mempunyai 2 adik. 1 nya laki-laki dan 1 nya perempuan. Mungkin dipikiran mereka anak yang pertama akan menjadi panutan adik2 nya. Apa arti seorang kakak kalo tidak dihargai sama sekali dan peran seorang kakak tidak ada saya rasakan sendiri. Punya adik laki2 yang hanya selalu membuat emosi orang tua naik dan otomatis kakak juga pasti kenak bukan?

  Setiap pulang kerumah itu pengen nya bisa melampiaskan rindu bukan melampiaskan kemarahan. Sampai sekarang saya juga termasuk belum bisa sepenuhnya jauh dengan mereka, tetapi itu semua saya tahan kan, apa mereka merasakan?? Iya pasti mereka juga merasakan dilihat setiap saya balik jogja untuk melanjutkankuliah selalu nangis. Hanya setiap baliknya doang yang ngerasa damai buat apa?Saat ini yang paling mengerti adalah sahabat-sahabat saya di kuliah. Saya beruntung punya mereka, hanya mereka yang bisa memotivasi saya dan membangkitkan saya, kedua orangtua saya juga sering memotivasi tetapi tidak seperti mereka. Punya pacar tapi ga pernah memotovasi buat apa? Ga bisa buat tempat curhat buat apa?*ehhh emang punya?. Dan seorang adik kecil perempuan yang hanya bisa membuat saya sering tertawa kalau pulang, walaupun juga sering beratem hehehe

  Semoga yaa ini smua bisa berubah, iya pasti bisa. Suatu saat kita pasti merasakan semuanya bersama-sama, keindahan dalam kluarga yang dirasakan seperti mereka2 yang sudah merasakan ketentraman. Dan saya harap juga apa yang saya inginkan bisa saya dapatkan termasuk mendaki dan satu lagi pacar. Udah dewasa kan yaaaa? Udah dongg masa setiap pacaran ga pernah direstui sma sekali itu juga sakit loooo Hahaha. Uda 20 tahun jangan terlalu terikat lah yaaa, capek bukan anak kecil lagi, kasi kepercayaan untuk bisa jaga diri, udah pasti bisa kok. Ooo yaa saya harap juga jodoh itu di tangan tuhan bukan di tangan orangtua HAHAHA.

  Oke slamat malam buat org yang sering memendam perasaan dalam apa pun,kalian pasti kuat kok hahaha *setidaknya plonglah, sedikit mengurangi ke se di han* hahaha bye~

 

Sabtu, 31 Mei 2014

Mereka juga saudara kita



Sabtu, 10 Mei 2014. Saya mendapatkan banyak pengalaman yang baru dan belum pernah sama sekali saya rasakan. Pengalaman baru ini memberi banyak pelajar bagi diri saya dengan mendatangi sebuah Rumah Sakit Jiwa Grhasia. Awalnya saya merasa takut dan merasa iba melihat mereka. Tapi ketika saya harus mencoba untuk mendekatkan diri kepada mereka, karena saya menyadari bahwa mereka akan menjadi saudara dan menjadi sahabat saya nantinya ketika saya lulus dan menjadi seorang Sarjana Psikologi.
Saya sangat beruntung karena saya masih bisa merasakan kehidupan yang normal. Saya merasa beruntung karena tempat tinggal saya masih dirumah dikala saya pulang bukan di sebuah rumah sakit jiwa, dan saya juga masih sangat beruntung ketika semua anggota keluarga saya masih peduli dan masih memberikan kasih sayang kepada saya.
Menjalani liku-liku perjalanan hidup memanglah sulit, ketika kita tidak bisa mengontorol diri kita, kita akan masuk kedalam lubang keabnormalan yang bisa membuat kita tidak merasakan kehidupan sebenarnya. Saya melihat rata-rata pasien yang ada di RSJ Grhasia masalah utama adalah sebuah kehidupan. Salah satunya adalah pasien yang saya wawancarai yaitu Mbak Susi. Dilihat dari tatapan matanya dia sangat membutuhkan sebuah kasih sayang dari orang-orang yang menurutnya penting dalam hidupnya. Mbak Susi mengatakan bahwa orang yang sangat dia sayangi adalah ibunya. Selama dia berada di rumah sakit tersebut ibunya maupun anggota keluarganya belum pernah sama sekali melihat keadaannya. Mbak Susi juga mengatakan kalau dia sangat rindu dengan ibunya, dia ingin sekali bertemu dengan ibunya bahkan Mbak Susi mengatakan bahwa dia ingin kembali kerumah. Bahkan orang sudah terkena gangguan jiwa pun masih memiliki rasa sayang yang besar kepada keluarganya yang sudah mengirimkan mereka ke sebuah rumah sakit jiwa dan lebih menyerahkannya kepada para suster, bagaimana dengan kita yang masih memiliki jiwa yang sehat? Apakah kita masih memiliki rasa sayang dan peduli kepada orang-orang yang penting dalam hidup kita?
Ketika saya mengajukan beberapa pertanyaan yang bersangkutan dengan bapak dia sempat terdiam. Kemungkinan besar salah satu penyebab dia memiliki gangguan jiwa berasal dari bapaknya. Karena dilihat dari rekam medis Mbak Susi bapaknya kemungkinan menikah dua kali. Tetapi dia ketika dia bercerita dia juga sayang kepada bapaknya. Dia rindu dikala bapaknya selalu menggendong dia, mungkin hal ini dia membayangkan ketika dia masih kecil.

Mendengar cerita Mbak Susi saya merasa kasihan, karena menurut saya dia seperti itu faktor utamanya adalah konflik yang ada didalam keluarganya. Seharusnya kita yang masih memiliki jiwa yang sehat harus bisa sadar dan introspeksi diri bahwa kejadian yang ada disekitar kita bisa menimbulkan sebuah konflik yang membuat salah satu dari anggota keluarga kita bisa terkena gangguan jiwa.
Selain itu diselang wawancara saya didatangi oleh 1 pasien yang tidak ikut dalam proses wawancara. Awalnya dia berkenalan dengan saya dan mulai bercerita tentang keluarganya juga. Mendengar ceritanya, ibu ini memiliki gangguan jiwa karena suaminya selingkuh. Kejadian tersebut membuat dia menjadi stres dan anggota keluarganya langsung memasukkan ibu tersebut ke Rumah Sakit Jiwa Grhasia. Dia mengatakan lagi bahwa dia tidak sakit jiwa, tetapi anggota keluarganya langsung memasukkna dia ke rumah sakit jiwa tersebut. Dari pengakuan ibu ini sebenarnya dia tidak ingin tinggal di RSJ tersebut. Saya melihat bahwa mereka yang berada di RSJ tersebut tidak ingin berada disana. Karena hal itu membuat mereka kehilangan sebuah kasih sayang dari orang terdekar dan mereka juga kehilangan kepedulian dari orang-orang yang mereka sayangi.
Jadi buat kita yang masih memiliki jiwa yang sehat dan normal, kita harus peduli terhadap lingkingan sekitar kita, baik itu dengan keluarga maupun sahabat-sahabat yang penting dalam hidup kita. Jangan sampai orang-orang yang kita sayangi jatuh kedalam lubang keabnormalan yang membuat dia tidak akan merasakan kehidupan yang bermakna bagi dirinya.

SELAMAT MALAM ;)