Rabu, 30 Juli 2014

Keluarga bukan Cinta

Mungkin malam ini saya lagi sedih, iya mungkin....

  Hanya ditulisan ini saya bisa membuka semua apa yang saya rasakan. Saya termasuk org yang tertutup, tidak pernah mengatakan masalah keluh kesah saya kepada sahabat melainkan keluarga sendiri. Karena menurut saya masalah yang saya hadapi hanya saya yang mengerti bukan orang lain.

  Oke malam ini saya akan membukan diri ditulisan ini. Apa arti kedamaian, ketenangan, kalo yang di dapat bukan dari keluarga? Saya sadar selama ini saya ngerasa kalau saya di beri kasi sayang yang sangat begitu besar kepada saya mulai dari kecil sampai diumur yang ke 20 tahun ini. Tapi disisi lain saya terkadang iri dengan orang2 yang bisa tentram dalam sebuah keluarga. Saya akui, saya di lingkungan keluarga yang keras. Semua yang diinginkan oleh mereka harus dituruti, yaa biasalah orangtua.  Bahkan apa yang saya sukai mereka melarangnya termasuk salah satu mendaki gunung.

 Ia saya ikuti apa yang mereka inginkan. Saat ini saya meninggalkan kegitan itu. Tapi di suatu saat saya akan melakukannya kembali karena menurut saya kegiatan tersebut adalah kegiatan yang bisa menenangkan diri saya dari masalah-masalh yang saya hadapi termasuk masalah kuliah.

  Apa iya setiap apa yang mereka katakan harus dituruti? Dan mereka tidak tahu apa yang aku rasakan? Iya sakit, sakit kalo setiap pulang kerumah hanya keributan yang ada!Saya termasuk salah seorang yang melanjutkan kuliah yang pisah kota dengan orang tua. Tujuan saya pisah dengan orangtua agar bisa melatih diri saya menjadi mandiri. Menurut saya sekarang ini saya sudah bisa mandiri, kurang mandiri apa lagi ke pergi kesuatu kota untuk melanjutkan kuliah yang tidak ada sama sekali keluarga disana dan perginya tidak diantar sama orangtua??? TAPI kemandirian itu selalu dianggap remeh sama mereka iya yang pasti keluarga! Ga tau mandiri di konteks mereka itu gmna, saya bingung, kasian yaaa.

  Oo ya saya anak pertama dan mempunyai 2 adik. 1 nya laki-laki dan 1 nya perempuan. Mungkin dipikiran mereka anak yang pertama akan menjadi panutan adik2 nya. Apa arti seorang kakak kalo tidak dihargai sama sekali dan peran seorang kakak tidak ada saya rasakan sendiri. Punya adik laki2 yang hanya selalu membuat emosi orang tua naik dan otomatis kakak juga pasti kenak bukan?

  Setiap pulang kerumah itu pengen nya bisa melampiaskan rindu bukan melampiaskan kemarahan. Sampai sekarang saya juga termasuk belum bisa sepenuhnya jauh dengan mereka, tetapi itu semua saya tahan kan, apa mereka merasakan?? Iya pasti mereka juga merasakan dilihat setiap saya balik jogja untuk melanjutkankuliah selalu nangis. Hanya setiap baliknya doang yang ngerasa damai buat apa?Saat ini yang paling mengerti adalah sahabat-sahabat saya di kuliah. Saya beruntung punya mereka, hanya mereka yang bisa memotivasi saya dan membangkitkan saya, kedua orangtua saya juga sering memotivasi tetapi tidak seperti mereka. Punya pacar tapi ga pernah memotovasi buat apa? Ga bisa buat tempat curhat buat apa?*ehhh emang punya?. Dan seorang adik kecil perempuan yang hanya bisa membuat saya sering tertawa kalau pulang, walaupun juga sering beratem hehehe

  Semoga yaa ini smua bisa berubah, iya pasti bisa. Suatu saat kita pasti merasakan semuanya bersama-sama, keindahan dalam kluarga yang dirasakan seperti mereka2 yang sudah merasakan ketentraman. Dan saya harap juga apa yang saya inginkan bisa saya dapatkan termasuk mendaki dan satu lagi pacar. Udah dewasa kan yaaaa? Udah dongg masa setiap pacaran ga pernah direstui sma sekali itu juga sakit loooo Hahaha. Uda 20 tahun jangan terlalu terikat lah yaaa, capek bukan anak kecil lagi, kasi kepercayaan untuk bisa jaga diri, udah pasti bisa kok. Ooo yaa saya harap juga jodoh itu di tangan tuhan bukan di tangan orangtua HAHAHA.

  Oke slamat malam buat org yang sering memendam perasaan dalam apa pun,kalian pasti kuat kok hahaha *setidaknya plonglah, sedikit mengurangi ke se di han* hahaha bye~